Press "Enter" to skip to content

Disini Orang Superkaya Menyimpan Duitnya

Investor-investor super kaya berhati-hati saat pasar sedang bergejolak. Mereka juga tahu apa yang harus dilakukan. Terutama dalam berinvestasi.

“Investor kaya tidak bullish terhadap pasar yang tengah bergejolak, tapi mereka ada di posisi yang tepat untuk ‘mengendalikan badai ini’,” tutur Michael Sonnenfeldt, pendiri klub investasi Tiger 21 dilansir CNBC, Jumat (16/11/2018).

Tiger 21 ini adalah klub-klub investor super kaya. Jaringan investor Tiger 21 beranggotakan 600 wirausaha dari berbagai industri di dunia, kini punya aset US$ 60 miliar.

Berdasarkan laporan alokasi aset terakhir, pada kuartal 3 tahun ini, Tiger 21 mengalihkan modal lebih banyak ke real estate dan private equity. Alokasi investasi mereka kini 28% dii real estate dan 24% di private equity.

BACA JUGA :  Selingkuh dengan Erika Karata, Masahiro Higashide Cerai dari Anne Watanabe.

“Anda memang harus berjaga-jaga, tapi pada lingkungan dengan risiko rendah, Anda tetap harus mengambil risiko. Jadi Anda harus mengambil risiko sesuai keahlian Anda: memiliki gedung atau membangun usaha kecil,” kata Sonnenfeldt pada CNBC.

Anggota klub juga harus memangkas fixed income. Nilainya hanya 9% dari alokasi klub, karena khawatir terhadap kenaikan suku bunga. Mereka juga punya 23% investasi di ekuitas publik, 5% di hedge funds dan 10% uang tunai.

Dia mengatakan anggotanya sudah bertemu dan mencoba mencari tahu apa yang terjadi dengan pasar, bisnis dan ekonomi. Mereka juga mencatat pergeseran dari kebijakan moneter ke fiskal.

Saat mereka berinvestasi di pasar saham, nama-nama top yang muncul dan jadi pilihan adalah Apple, Amazon, Facebook dan Berkshire Hathaway.

BACA JUGA :  Sosok Miliarder Cantik di Balik Pramugari Berbikini VietJet Air

Source : Detik.com

 

Shares