Erick Thohir di kubu Jokowi dinilai akan mengganggu sumber logistik Prabowo

Erick Thohir di kubu Jokowi dinilai akan mengganggu sumber logistik Prabowo.

Yang penting aman dan terkendali siapapun timsesnya, siapapun capres-cawapresnya. Selamat memilih di 2019. Hehehehehehe…………………

Penunjukan pengusaha Erick Thohir sebagai ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin, berpotensi mengganggu sumber logistik pasangan¬†Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

“Pemilihan Erick juga berpotensi mengganggu sumber logistik Sandiaga, karena antara Erick dan Sandiaga punya banyak irisan jaringan bisnis,” nilai Direktur Komunikasi Politik¬†Surabaya¬†Consulting Group (SCG) Consulting, Aprizaldi di Surabaya, Senin (10/9)

Kemudian dari sisi komunikasi politik, lembaga riset yang terlibat dalam sejumlah pemenangan kandidat politik, salah satunya Wali Kota Tri Rismaharini di Pilwali Surabaya ini juga melihat, Erick sebagai sosok yang komplet.

Aldi menjelaskan, setidaknya terdapat tiga faktor penting dalam komunikasi politik, yaitu membangun keterpercayaan (trustworthiness), keahlian (expertise), dan daya tarik.

BACA JUGA :  Dugaan Korupsi Dana Kemah dan Apel Pemuda Islam, Ini Penjelasan BPK

“Keterpercayaan terkait penilaian terhadap sebuah sumber yang dianggap memiliki integritas. Keahlian berkaitan dengan kompetensi dan pengalaman. Daya tarik berkaitan dengan potensi sumber menjadi pusat perhatian. Itu semua ada pada sosok Erick,” tegas alumnus Fisip Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini.

Sementara dari kacamata kebutuhan politik saat ini, sosok Erick dinilai akan mampu menjalankan tiga fungsi sekaligus. Yang pertama, kata Aldi, memperkuat dan melegitimasi citra Jokowi sebagai seorang pekerja keras.

“Gelombang besar Asian Games yang sukses luar biasa menjadi momentum yang mengangkat nama Erick sebagai sosok yang bekerja keras di event tersebut,” kata Aldi menyontohkan kinerja Erick menangani event Asian Games 2018.

Selain itu, lanjutnya, Erick juga pengusaha sukses dengan kerja-kerja yang luar biasa di dalam dan luar negeri. “Jadi ini memperkuat asosiasi pekerja keras pada kubu Jokowi,” paparnya.

BACA JUGA :  Caleg Ini Melenggang ke DPRD Kota Bandung Dengan Modal 3 Juta Rupiah

Fungsi kedua adalah merekonfigurasi citra kandidat di kubu Jokowi pasca-pemilihan KH Ma’ruf Amin sebagai Cawapres. “Pemilihan Kiai Maruf, oleh sebagian publik ditangkap sebagai upaya Jokowi mengamankan elektabilitasnya dengan merangkul kelompok Islam, tanpa memperhitungkan kemampuan menjawab tantangan bangsa dalam beberapa tahun mendatang.”

Kiai Ma’ruf hanya dinilai sebagai tokoh agama yang oleh sebagian publik dianggap belum tentu cakap mengelola berbagai tantangan bangsa, terutama ekonomi. Nah, masih kata Aldi, peran Erick sebagai ketua tim kampanye pasti akan menonjol. “Sehingga akan mampu merekonfigurasi citra kandidat, terutama dalam konteks menghadapi tantangan ekonomi. Erick bisa tampil berbicara banyak soal itu,” terangnya.

Ketiga, adalah memainkan fungsi penguatan infrastruktur politik, termasuk logistik. Semua mengetahui bahwa Erick adalah pengusaha sukses. “Keluarga Thohir adalah salah satu pengusaha terkaya di Indonesia. Bersama sang kakak, Garibaldi Thohir, Erick mengendalikan banyak perusahaan kakap di Indonesia.”

BACA JUGA :  Posisi Tim Sukses yang Ditawarkan Sandiaga Uno ke Yenny Wahid

Dari berbagai analisa tersebut, masih kata mantan aktivis 98 ini, penunjukan pengusaha muda Erick Thohir sebagai ketua TKN pasangan Jokowi-Ma’ruf, adalah langkah tepat. “Hal itu menunjukkan kejelian Jokowi dalam membaca situasi nasional kini dan beberapa bulan ke depan hingga Pilpres 2019,” sambungnya.

Dan untuk kesekian kalinya, menurut Aldi, Jokowi menunjukkan kapasitasnya sebagai tokoh politik dengan perhitungan yang tepat pula. “Ini bukan hanya faktor kejutan yang berhasil dimainkan Jokowi, tapi juga sekaligus mampu memukul pertahanan lawan,” tandasnya.