Kayutangan Diresmikan Sebagai Ibukota Heritage Kota Malang

Jakartaweekly.com – Kawasan Kayutangan sepanjang Jalan Basuki Rahmat diresmikan Walikota Sutiaji sebagai Ibukota Heritage Kota Malang. Peresmian dilaksanakan dalam suasana dan proses heritage dengan para tamu undangan mengenakan pakaian khas tempoe doloe.

Walikota Sutiaji yang mengenakan busana Adat Jawa beserta rombongan pun menuju lokasi dengan menggunakan mobil jeep jadul dari Balaikota Malang.

Pemilihan Kayutangan sendiri sebagai Ibukota Heritage Kota Malang karena kawasan tersebut masih dipenuhi bangunan kuno peninggalan masa lalu. Kondisi ini menjadi daya tarik dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif yang sedang digenjot Pemkot Malang.

“Di sini sudah Kampung Heritage yang menguatkan posisi Kayutangan sebagai Ibukota Heritage, kedepan kita akan kembangkan hal ini,” kata Sutiaji, Jumat (30/8).

BACA JUGA :  3 Tipu Daya Napi Merayu Brigpol DW hingga Beri Foto Seksi

Selain sektor ekonomi kreatif, peresmian Kayutangan sebagai Ibukota Heritage juga akan meningkatkan sektor pariwisata yang diharapkan mampu menarik wisatawan baik dari mancanegara maupun domestik.

“Kebetulan pada tahun depan Bandara di Malang akan menjadi bandara internasional, sehingga Kayutangan bisa berpotensi menjadi tujuan wisata internasional,” bebernya.

Sutiaji juga menegaskan, kawasan Kayutangan pada 2020 akan dibuat satu arah demi memudahkan dan membuat wisatawan nyaman menikmati lokasi tersebut.

“Median jalannya kita geser dan kita lebarkan trotoar untuk space pejalan kaki,” ungkapnya.

Hadir dalam peresmian tersebut Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji, serta Kepala OPD. Tampak pula Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

BACA JUGA :  Bandara Kertajati Siap Layani Penerbangan Helikopter Bandung-Majalengka

Source : Merdeka.com

Shares