Press "Enter" to skip to content

Pembuktian Kehebatan Marquez di GP Aragon

Pembuktian Kehebatan Marquez di GP Aragon.

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, kembali membuktikan keperkasaannya di Sirkuit Motorland Aragon, Spanyol. Pada seri ke-14 Moto GP 2018, di GP Aragon, Ahad (23/9) malam WIB, Marquez tampil sebagai yang tercepat di sesi balapan.

Dengan kemenangan ini, Marquez membuktikan diri sebagai tercepat di Sirkuit Motorland Aragon dalam tiga musim terakhir. Tidak hanya itu, kemenangan ini turut membawa pebalap asal Spanyol itu kokoh di puncak klasemen sementara, dengan mengantongi selisih 72 poin dari peringkat kedua, pebalap Ducati, Andrea Dovisioso.

Meski begitu, kemenangan di GP Aragon ini tidak diraih Marquez dengan mudah. Di sepanjang balapan, Marquez bersaing ketat dengan pebalap Ducati, Andrea Dovisioso, tepatnya pada 10 lap terakhir balapan.

BACA JUGA :  Tanpa Messi, Kami Tetap Kompetitif

Pada awal balapan, nasib buruk menimpa pebalap Ducati, Jorge Lorenzo. Peraih pole position di sesi balapan kali ini tersebut terjatuh di tikungan pertama pada lap pembuka. Cedera akibat insiden itu, pebalap Spanyol itu tidak mampu melanjutkan lomba.

Kondisi ini lantas menjadi kesempatan buat Marquez untuk bersaing mendapatkan posisi terdepan. Namun, langkah Marquez dihalangi oleh Dovizioso. Bahkan, pada paruh pertama balapan, Dovi tampil begitu cepat dan mampu terus memimpin balapan.

Namun, memasuki lap ke-13, Marquez mengambil alih posisi terdepan, dan menyalip Dovizioso pada tikungan ke-12. Pada lap-lap berikutnya, kedua pebalap itu pun saling menusuk dan bergantian memimpin lomba.

Puncaknya pada sepanjang lap ke-15, Marquez dan Dovizisioso secara bergantian mempimpin lomba. Tidak hanya itu, dua pebalap Suzuki, Andrea Ianone dan Alex Rins, pun sempat mendekati Marquez dan Dovizioso.

BACA JUGA :  Bhayangkara FC Mengancam Persib Bandung Setelah Bungkam Persipura

Bahkan, pada lap ke-16, Ianone juga sempat bersaing dengan Marquez, yang menempati posisi kedua pada saat itu. Namun, perlawanan pebalap Suzuki ini sedikit mengendur pada akhir-akhir lomba. Pilihan ban lunak dinilai menjadi penyebab kegagalan tersebut.

Sementara di posisi terdepan, Marquez akhirnya mampu menjaga jarak dengan Dovizioso, terutama pada dua lap terakhir. Sang juara bertahan MotoGP itu begitu dominan dan unggul di tikungan 11 dan 12. Marquez pun akhirnya memastikan kemenangan pertamanya sejak tampil sebagai yang tercepat di GP Jerman, Juli silam.

Selepas balapan, Marguez pun mengaku, sempat ragu terhadap pilihan ban yang digunakannya pada sesi balapan kali ini, yang menggunakan ban lunak. Marquez menambahkan, pada balapan kali ini, kemampuan motor dan bannya sudah didorong hingga ke batas tertinggi.

BACA JUGA :  5 Bintang Olahraga Berpenghasilan Terbesar dari Sponsor, Ada Cristiano Ronaldo

”Saya sedikit mengambil risiko, karena saya merasa kurang nyaman dengan ban hard. Hari ini, saya ambil risiko itu, dan bisa tampil dengan baik. Kami bisa bertarung untuk posisi terdepan. Sebanarnya, saya sudah berada di ujung batas saya, tapi ini adalah kemenangan yang luar biasa,” kata Marquez.

Source : republika.co.id

Shares