Penyegelan Gereja di Jambi, Bukti Negara Lalai Lindungi Warga Negara

Penyegelan Gereja di Jambi, Bukti Negara Lalai Lindungi Warga Negara.

Gereja Kristen Muria Indonesia (GMKI) mengecam penyegelan tiga gereja di Kota Jambi pada 27 September 2018 yakni Gereja Sidang Sidang Jemaat Allah (GSJA), Gereja Methodist Indonesia (GMI), dan Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI).

Selama beberapa minggu, secara serentak para aktivis GMKI di seluruh Indonesia melakukan aksi untuk menuntut pemerintah daerah segera mencabut penyegelan gereja. GMKI juga meminta pemerintah hadir melindungi hak-hak beribadah warga negara yang selama ini telah terabaikan di beberapa daerah setelah sebelumnya terjadi di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Bogor dan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia di Bekasi.

BACA JUGA :  22 Jenis Liquid Narkoba Beredar Luas di 48 Kota Indonesia

Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI, Korneles Galanjinjinay menilai bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) turut bertanggungjawab terhadap penyegelan gereja yang dilakukan Pemkot Jambi, karena kebijakan tersebut bertentangan dengan konstitusi dan berpotensi mengganggu kehidupan umat beragama di Indonesia.

“Kementerian Dalam Negeri jangan membiarkan peraturan daerah inkonstitusional dan merugikan hak setiap warga negara. Kemdagri harus memberikan sanksi tegas terhadap Pemkot Jambi karena keputusannya diskriminatif dan intoleran,” ujar Korneles, Jumat (19/10).

GMKI melakukan aksi damai di depan Markas Besar Pilri Jl. Trunojoyo, Jakarta Selatan. Aksi ini dihadiri massa aksi, dari GMKI berbagai daerah.

“Kami meminta Kapolri, segera menonaktifkan aparatnya yang turut serta dalam aksi penyegelan tersebut. Seharusnya tugas kepolisian melindungi hak beribadah setiap warga tanpa membedakan latar agama,” ujar Korneles.

BACA JUGA :  Heboh !!! Lubang Raksasa Muncul Lagi di Sukabumi

Gelombang aksi aktivis GMKI juga sudah berlangsung di beberapa daerah sejak penyegelan gereja terjadi (27/9) di Kota Jambi. Aksi damai tidak hanya dilakukan GMKI, namun organisasi kemahasiswaan lainnya di Kota Jambi, Medan, Pekanbaru, Tondano, Manado, Makassar, hingga Ambon.

GMKI menegaskan aksi ini akan terus digulirkan di seluruh Indonesia sampai penyegelan gereja dicabut.

 

Source : beritasatu.com