Press "Enter" to skip to content

Semangat Bulukumba Membangun Kampung Bahasa

Guys, bicara tentang Indonesia tak akan pernah ada habisnya. Negara yang besar dengan ratusan juta penduduk yang beragam, dimana sebagian besar wilayahnya adalah Kepulauan. Yes, itulah salah satu keistimewaan Negara kita, Negara Kepulauan. Yang seharusnya kita nikmati dikala liburan, namun karena adanya Pandemi COVID 19 ini, akhirnya kita harus merelakan sebagian besar waktu untuk lebih banyak beraktifitas di dalam rumah. Tapi jangan berkecil hati, tak ada salahnya kita membahas tentang Indonesia dan keindahan alamnya. Yuk, kenali Indonesia Tercinta meski dari rumah. Nikmati tulisan mimin, dan semoga kamu bisa lebih dekat dengan Ibu Pertiwi.

Kali ini mimin akan memperkenalkan secara singkat tentang salah satu destinasi wisata yang cantik di Indonesia. Destinasi cantik ini dapat ditempuh 4.5 Jam perjalanan darat dari Kota Makassar. Coba tebak! B huruf depan nama Kotanya. Yes, Bulukumba adalah destinasi yang mimin maksud. Jika kita tinggal di Ibukota DKI Jakarta, maka total perjalanan adalah kurang lebih 7 jam (2.5 jam perjalanan udara Jakarta-Makassar, lalu 4.5 Jam perjalanan darat Makassar. Jauh bukan? tapi konon katanya sangat menyenangkan ketika kita bisa menginjakkan kaki di Bulukumba dan menjelajah semua keindahannya.

ALami Natural di Pantai Tanjung Bira Sulawesi | Traveler Indonesia
Source : https://travelerindonesiablog.wordpress.com/
Mampir ke Bulukumba, Kunjungi 5 Destinasi Ini - pesonaindonesia.kompas.com
Source : Kompas.com

Kabupaten Bulukumba merupakan salah satu Daerah Tingkat II di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Kota Bulukumba. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.154,67 km² dan berpenduduk sebanyak 395.560 jiwa dengan jarak tempuh dari Kota Makassar sekitar 153 Km. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Sinjai di sebelah Utara, sebelah Timur berbatasan dengan Teluk Bone, sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Flores, dan di sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Bantaeng. Secara kewilayahan, Kabupaten Bulukumba terbagi dalam 10 Kecamatan, 24 Kelurahan, dan 123 desa. Kabupaten Bulukumba berada pada kondisi empat dimensi, yakni dataran tinggi pada kaki Gunung Bawakaraeng – Lompobattang, dataran rendah, pantai dan laut lepas.

Daerah dataran rendah dengan ketinggian antara 0 s/d 25 meter di atas permukaan laut meliputi 7 kecamatan pesisir, yaitu Kecamatan Gantarang, Kecamatan Ujungbulu, Kecamatan Ujung Loe, Kecamatan Bontobahari, Kecamatan Bontotiro, Kecamatan Kajang dan Kecamatan Herlang. Daerah bergelombang dengan ketinggian antara 25 s/d 100 meter dari permukaan laut, meliputi bagian dari Kecamatan Gantarang, Kecamatan Kindang, Kecamatan Bontobahari, Kecamatan Bontotiro, Kecamatan Kajang, Kecamatan Herlang, Kecamatan Bulukumpa dan Kecamatan Rilau Ale. Dan daerah perbukitan di Kabupaten Bulukumba terbentang mulai dari Barat ke utara dengan ketinggian 100 s/d di atas 500 meter dari permukaan laut meliputi bagian dari Kecamatan Kindang, Kecamatan Bulukumpa dan Kecamatan Rilau Ale.

BACA JUGA :  Siwi Widi 'Cinderella' Tiduran Cantik Ejek Haters Bodoh, 'Aib' Cuma Pegawai Kontrak Ditertawakan

IKON PARIWISATA

Kondisi geografis Bulukumba memang oke, tapi kurang lengkap kalo kita melewatkan salah satu pantai yang sangat sangat terkenal, TANJUNG BIRA. Yaa, Tanjung Bira menjadi salah satu pantai tercantik dan terindah di Indonesia khususnya di wilayah Makassar dengan keindahannya yang sudah dikenal dan juga dikagumi para travelers domestik maupun mancanegara. Engga kaget kalau disana bersliweran turis-turis asing yang ikut berbaur dengan warga lokal. Bukan tanpa alasan kenapa pantai ini begitu tenar karena memang pantai ini menawarkan banyak sensasi. Memang kamu perlu perjuangan untuk dapat menikmati pantai ini. Tapi mimin 100% yakin kalo kamu engga bakal kecewa apalagi nyesel. Bahkan sangat bersyukur memiliki kesempatan untuk menjelajah salah satu lukisan alam ciptaan Tuhan berupa pantai yang begitu eksotis dan menakjubkan.

10 Gambar Pantai Tanjung Bira, Kelebihan dan Kekurangan Terletak Dimana  Suasana Pasir Putih | JejakPiknik dot Com
Source : Jejakpiknik.com

Jika kamu berniat mengeksplor keindahan alam Tanjung Bira, kamu perlu menyiapkan fisik, mental, dan tentunya yang paling penting saat traveling yaitu budget a.k.a dana segar. Yess, karena untuk bisa mengeksplorasi Pantai Tanjung Bira, kamu akan menyewa kapal dengan tarif Rp. 250.000 – Rp. 350.000 yang tarifnya negotiable. Bahkan mereka bisa mengantarmu ke spot snorkeling untuk menikmati asyiknya menyelam dan eksplor pemandangan bawah laut. Selain Pantai Tanjung Bira, kamu juga bisa menjelajah ke pulau-pulau lain yang tak kalah cantiknya disekitar pantai, antara lain Pulau Liukang Loe, Pulau Selayar, dan Pulau Kambing dengan bentangan tebing batu gamping yang sungguh memukau. Pastikan kamu juga snorkeling dan menyelam disana yaa, pasti engga pengen naik ke permukaan karena terumbu karang yang teramat cantik dan warna warni ikan yang sangat mempesona.

BACA JUGA :  Napi Wanita Lapas Sampit Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Mandi Penjara
Tanjung Bira, Pantai Andalan Sulawesi Selatan - RILIS.ID
Source : rilis.id
Pantai Tanjung Bira Bulukumba – Daya Tarik, Aktivitas Liburan, Lokasi &  Harga Tiket - Pesisir
Source : pesisir.net

Airnya cukup jernih kok dan arus bawah yang tenang membuat momen snorkelingmu makin asik. Puas bersnorkeling ria, kamu bisa duduk-duduk santai diatas pasir putih selembut tepung sambil menunggu datangnya gelombang ombak yang terlihat begitu tenang dari tengah laut. Atau, kalau pengen banget  menantang adrenalin, kamu bisa main banana boat beramai-ramai bareng teman atau keluarga. Yang paling banyak membuat travelers berdecak kagum adalah saat menginjakan kaki di Pantai Tanjung Bira, airnya terlihat biru kehijauan serta atmosfer di sekitar pantai yang begitu menyegarkan. Saat cuaca sedang cerah, pantulan warna air dan birunya langit semakin menambah pesona cantiknya Tanjung Bira.

SEKTOR PEREKONOMIAN

Bulukumba, apalagi kalau bukan tentang kelautan dan perikanan. Terletak di wilayah kepulauan atau laut, potensi ekonomi yang cukup menggiurkan dan dan sangat layak untuk dikembangkan. Perikanan, adalah salah satunya. Ekonomi di bidang perikanan merupakan penopang ekonomi utama dari wilayah Bulukumba selain pariwisata. Karena bagaimanapun industri pariwisata kelautan tak dapat dipisahkan dari hasil laut. Bulukumba juga memiliki jumlah penduduk lebih besar dibanding wilayah lain contoh Kabupaten Sinjai. Bulukumba diangka 400 ribu lebih, sedangkan Sinjai hanya 200 ribu lebih. Potensi tersebut cukup besar dalam konteks pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Terumbu karang Bulukumba, Sulawesi terancam punah
Source : https://www.pemburuombak.com/

Pemanfaatan sektor perikanan dan kelautan menjadi salah satu bagian penting di Bulukumba. Tak hanya secara perekonomian, melainkan juga sebagai titik perjalanan perihal kearifan dan kebudayaan lokal. Limpahan hasil laut selalu menjadi cikal bakal dari sejumlah kuliner khas daerah bahari atau pantai. Tentunya dengan pengolahan yang beragam, mulai dari dijemur, digoreng hingga diasap. Salah satu kuliner menariknya adalah juku tapa. Juku atau bale berarti ikan, sedangkan tapa merujuk pada proses diasap. Kuliner satu ini biasanya memanfaatkan ikan tuna atau cakalang sebagai bahan utamanya. Kedua jenis ikan itu sendiri memang menjadi hasil tangkapan utama para nelayan setempat.

Source : klanews.id

PENDIDIKAN, PENDUKUNG SEKTOR EKONOMI & PARIWISATA

Meredupnya pariwisata di Bulukumba juga dirasakan oleh sektor pendidikan. Dimana kebijakan Pemerintah masih menghimbau agar belajar mengajar dilakukan dengan sistem daring. Namun, pandemi bukan alasan untuk “menyurutkan” sektor pendidikan. Karena bagaimanapun juga sektor ini menjadi penopang kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Bulukumba memang wilayah kelautan dan pantai, bukan berarti tidak membutuhkan SDM yang berkualitas. Sektor kelautan yang digenjot terus menerus oleh Pemerintah, Perusahaan besar seperti Gojek yang akhirnya turut serta mendongkrak Bulukumba, juga pengembangan-pengembangan teknologi untuk mendukung berbagai macam sektor industri sangat membutuhkan SDM yang mumpuni. Agar kelak dapat memberikan value terhadap perekonomian di Bulukumba dan mampu bersaing di kancah global.

BACA JUGA :  Dradjad: Awas, Investasi Miras Bisa Dibuka di Semua Provinsi

Melahirkan SDM yang mumpuni tidak hanya dilakukan di pendidikan formal, dukungan pendidikan informal dalam hal ini sangat diperlukan. Skill komputer, mesin, pengolahan makanan, transportasi, perkapalan, juga bahasa. Bahasa juga merupakan pendukung industri yang harus dikembangkan. Seperti Bali, Bulukumba juga merupakan destinasi favorit para travelers mancanegara. Bulukumba yang sering dikunjungi oleh travelers mancanegara harus menjadi motivasi tersendiri bagi putra putri daerah untuk mengembangkan skill bahasa asing terutama bahasa Inggris. Peluang untuk mengembangkan skill SDM ini ditangkap oleh salah satu instansi pendidikan non-formal salah satunya yakni PHINISI SCHOOL. Instansi yang meyediakan pelatihan atau kursus 4 bahasa : Bahasa Inggris, Arab, Mandarin dan Jerman.

Dengan program pelatihan bahasa inggris andalannya “ENGLISH BOOT CAMP” yang diadakan selama 3 hari 2 malam tentunya di Bira. Tidak peduli apakah kamu anak sekolah, kuliah, maupun kaum profesional. Siapapun boleh ikut. Apalagi yang ingin skill bahasa Inggris nya semakin terlatih, dan ingin berperan lebih untuk Tanah Bulukumba. Disini kamu bisa memilih program yang ditawarkan, yaitu: Speaking, Grammar, Vocabulary, atau Pronunciation. Hebat bukan? ini salah satu cara putra putri daerah di Bulukumba yang ingin turut serta berperan dalam memajukan ekonomi daerah. Mimin support 100% yang begini guys, ayo mampir ke akun Instagramnya jika kamu ingin tanya-tanya sekaligus mendaftar : https://www.instagram.com/phinisischool/

Shares